Konawe Utara (KESRA) – Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Konawe Utara masa bakti 2025–2030 berlangsung khidmat. Acara berlangsung di Aula Anawai Ngguluri Kantor Bupati Konawe Utara pada Rabu (28/01).
Dalam kesempatan itu, Hj. SARLINA ABUHAERA, S.Pd. resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum DPD LASQI Kabupaten Konawe Utara. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Harian DPW LASQI NUSANTARA JAYA Provinsi Sulawesi Tenggara, Ir. Hj. MASHURA ILA LADAMAY.
Dalam sambutannya, Ketua Harian DPW LASQI NUSANTARA JAYA Provinsi Sulawesi Tenggara, Ir. Hj. MASHURA ILA LADAMAY, turut mengucapkan selamat kepada Ketua Umum dan Pengurus DPD LASQI Kabupaten Konawe Utara masa bakti 2025–2030 yang dikukuhkan dan dilantik.
“Semoga ke depan dapat memacu perkembangan serta pelestarian seni Islami di Kabupaten Konawe Utara,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Bagian kesejahteraan Sekretariat daerah atas terselenggaranya kegiatan ini.
“LASQI merupakan sarana penting dalam memasyarakatkan nilai-nilai Islam dan meningkatkan syiar dakwah melalui seni musik Islami, guna membangun masyarakat yang cerdas, mandiri, kreatif, dan berakhlakul karimah,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan bahwa pelestarian seni budaya Islam merupakan bagian dari tanggung jawab moral bangsa.
“Seni budaya Islam harus terus berkembang sebagai akar budaya nasional yang berperan dalam menciptakan sumber daya manusia yang santun dan bermoral, serta memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga identitas budaya lokal sebagai benteng dari dampak negatif globalisasi.
“Mari kita perkokoh nilai-nilai luhur budaya bangsa secara berkesinambungan demi mewujudkan Konawe Utara yang Baldatun Thoyyibbatun Wa Robbun Ghofur,” tutupnya.
Pada kesempatan tersebut, Hj. SARLINA ABUHAERA, S.Pd turut memberikan sambutan perdananya sebagai Ketua Umum DPD LASQI Konawe Utara, Hj. SARLINA ABUHAERA, S.Pd menyampaikan komitmennya untuk menjadikan LASQI sebagai wadah pembinaan generasi muda melalui seni Islami.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Insya Allah, kami akan berupaya maksimal menjadikan LASQI sebagai sarana pengembangan seni Islami yang tidak hanya menampilkan keindahan musik, tetapi juga membawa pesan dakwah dan akhlak mulia,” ungkapnya.
“Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah, para tokoh agama, seniman, serta masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan potensi seni dan budaya Islam di Konawe Utara. Dengan semangat kebersamaan, kita bisa melahirkan generasi yang kreatif, berbudaya, serta memiliki karakter religius yang kuat,” tambah Hj. SARLINA ABUHAERA, S.Pd.